Jelang Bulan Ramadhan Harga Kepokmas Merangkak Naik

Jelang Bulan Ramadhan Harga Kepokmas Merangkak Naik

 

SEPUTARBANJAR.COM,BANJARNEGARA- Jelang bulan suci Ramadhan harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah terus mengalami kenaikan, di pasar tradisional Banjarnegara kenaikan harga rata rata terjadi 5 ribu hingga 20 ribu rupiah perkilo gram.

Akibatnya sejumlah  pedagang keluhkan turunya omset dan sepinya pembeli. Kenaikan terjadi pada jenis ayam,  telur dan sayuran.

Menjelang datangnya bulan suci ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Kenaikan kepokmas diprediksi akan terus merangkak naik seiring kebutuhan masyarakat menjelng Idul Fitri. (foto/mochamad anhar)
Menjelang datangnya bulan suci ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Kenaikan kepokmas diprediksi akan terus merangkak naik seiring kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. (foto/mochamad anhar)

Harga telur naik dari sebelumnya 19 ribu rupiah menjadi 24 ribu rupiah per kilo gram.  Sedangkan harga ayam naik dari harga 26 ribu rupiah menjadi 32 ribu rupiah perkilo gram. Sementara jeroan ayam usus yang sebelumnya 22 ribu saat ini naik menjadi 28 ribu rupiah per kilo gram.

Bawang merah dan bawang putih harganya  juga terus melambung.  Bawang merah yang bisanya 20 ribu rupiah per kilo gram,  saat ini naik menjadi 40 ribu rupiah per kilo gram. Sedangkan bawang putih naik dari 25 ribu menjadi 50 ribu rupiah per kilo gram.

Cabe hijau naik dari 9 ribu menjadi 12 ribu rupiah per kilo gram.  Cabe merah naik dari 12 menjadi 15 ribu rupiah per kilo gram.  Kapri naik dari 25 ribu menjadi 30 ribu rupiah per kilo gram.

Harga cabe red juga naik dari 18 ribu menjadi 20 ribu rupiah per kilo gram. Sementara harga tomat  justru turun dari 8 ribu menjadi 5 ribu rupiah per kilo gram wortel naik dari 7000 menjadi 9 ribu rupiah per kilo gram.

Salah satu pedagang sayuran Wartini (50) mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas di rasakan pedagang yang berdampak pada sepinya pembeli dan turunya omset.

“Warga yang biasa membeli dalam jumlah banyak saat ini memilih memberi eceran.  pedagang berharap pemerintah bisa segera turun tangan untuk menggelar oprasi pasar guna menstabilkan harga,” katanya.(seputarbanjar.com/mochamad anhar)

 

 

 

 

Berita lainnya