Curah Hujan Menurun, Warga Banjarnegara Diminta Bijak Dalam Menggunakan Air

Curah Hujan  Menurun, Warga Banjarnegara Diminta Bijak Dalam Menggunakan Air

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara kembali mengingatkan warga di wilayah yang rawan kekeringan agar lebih bijak menggunakan air bersih mengingat musim hujan mulai menurun.
“Meskipun hingga saat ini belum ada desa di wilayah Banjarnegara yang mengalami kekeringan, namun warga perlu lebih bijak menggunakan air guna mencegah krisis air bersih,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman Jum’at (14/5/2019).

 

BPBD Banjarnegara melakukan droping air saat musim kemarau di beberapa wilayah selatan Banjarnegara yang rawan dengan kekeringan.(foto/istimewa)

Menurutnya tingkat curah hujan di Banjarnegara yang terus menurun dikhawatirkan berdampak pada kekeringan dan krisis air bersih.
“Kami akan terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih, Kami juga menyiagakan sejumlah personel dan tiga unit mobil tangki air agar bisa digunakan sewaktu-waktu bila terjadi kekurangan air di suatu wilayah,” lanjutnya.
Pihaknya juga terus menyosialisasikan mengenai kondisi cuaca kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah rawan kekeringan, terutama wdi wilayah setan Banjarnegara.
“Kami terus melakukan sosialisasi, termasuk ajakan menggunakan air bersih secara bijaksana,” tambahnya.
Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mengatakan bahwa curah hujan di Banjarnegara terus mengalami penurunan karena wilayah ini sudah mulai memasuki musim kemarau sejak awal Juni.
“ Banjarnegara akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2019, untuk itu kami mengajak masyarakat bijak menggunakan air guna mengantisipasi kekeringan,” katanya.(seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya