Gugun Blues Shelter Dan Musisi Jazz Hangatkan Dieng

Gugun Blues Shelter Dan Musisi Jazz Hangatkan Dieng

 

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA – Suhu dingin di dataran tinggi Dieng tak menyurutkan penggemar  Jazz untuk menikmati Lantunan musik jazz dan blues pada  Dieng Culture Festival (DCF) Jum’at malam (2/8/2019) di lapangan Pandawa Dieng.

 Alunan lembut musik jazz tersebut ternyata cukup membuat hangat mereka, meski saat itu suhu di Dieng berkisar antara 8 hingga 10 derajat celcius.

Pusakata, Salah satu Band yang tampil dalam Jazz atas awan DCF 2019.(foto/m.anhar)

Tidak hanya musisi jazz, band blues asal Jakarta Gugun Blues Shelter juga ikut  menghangatkan perhelatan DCF tahun 2019. Band beraliran Blues ini juga ikut meramaikan Jazz atas awan pada DCF tahun 2018 lalu.

Kehadiran Gugun Blues Shelter ini seolah menjadi pelepas dahaga bagi penggemar music bluse yang datang dari berbagai kota di acara Jazz atas awan di DCF tahun 2019.

“Kami sengaja datang ke sini (Dieng) untuk memburu acara  Jazz atas awan sekaligus menikmati sensasi dingin di Dieng  ,”Kata Sony , Wisatawan asal Bandung.

Ia bersama dengan beberapa temannya memang penggemar berat Gugun Blues Shelter.

Selain Gugun Blues Shelter, pada Jazz atas awan juga menampilkan beberapa musisi jazz seperti Jazz Kidding dan Pusakata.

Pusakata  yang dipunggawai Mohammad Istiqamah Djamad yang merupakan mantan vokalis dari payung teduh ini juga membuat histeris penonton yang didominasi kaum muda.

Jazzkidding turut menghangatkan JAzz Atas Awan.(foto/m.anhar)

  Kepala Dinas Pariwisata Banjarnegara Dwi Suryanto mengatakan, DCF juga masih menampilkan perhelatan musik serupa dengan tajuk senandung negeri diatas awan pada Sabtu malam (3/8/2019).

                “DCF akan diakhiri dengan acara puncak yaitu ritual adat pencukuran rambut gembel pada minggu 4 Agustus di Komplek Candi Arjuna,” katanya. (seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya