Desa Terdampak Kekeringan di Banjarnegara Terus Bertambah, BPBD  Makin Intensif Distribusikan Air Bersih

Desa Terdampak Kekeringan di Banjarnegara Terus Bertambah, BPBD  Makin Intensif Distribusikan Air Bersih

 

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA- Kekeringan di Wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terus meluas akibat  musim kemarau yang terjadi tahun ini. Musim kemarau yang terjadi pada sejak bulan Juni hingga September nanti  dengan puncak kekeringan terjadi Agustus diperkirakan akan menambah jumlah desa yang mengalami kekeringan.

Badan Penaggulanagn Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara sendiri mencatat, hingga saat ini tercatat 21 desa di 9 kecamatan .

Warga di Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara harus antri mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Banjarnegara.(foto/m.anhar)

“Kami juga sudah mendistribusikaan air bersih sebanyak 1,625.000 liter air bersih  melalui 325 tangki air bersih, “ kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman.

Terakhir BPBD melakukan distribusi ke Dusun Bulukuning  Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara, Dusun  Banter, Dusun Penisan, Dusun Merden Tengah, Desa Merden Kecamatan Purwanegara.

Distribusi juga lakukan di Dusun Kreyek,  Dusun Selagara Desa Sirkandi Kecamatan Klampok serta Dusun Sikudi dan Dusun Kalisentra Desa Pagedongan Kecamatan Pagedongan.

“Hari ini kami mengirim 55.000 liter air bersih melalui  11 tangki,” kata Arif Rabu (21/8/2019).

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2019.

Droping Air bersih juga dilakukan di Desa Merden  Kecamatan Purwanegara. (foto/m.anhar)

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mengatakan, tren curah hujan di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya terus mengalami penurunan karena wilayah ini sudah mulai memasuki musim kemarau sejak awal bulan Juni 2019.

BMKG, kata dia, juga ikut mengajak masyarakat bijak menggunakan air guna mengantisipasi dampak kekeringan.(seputarbanjar.com/m.anhar)

 

 

Berita lainnya