Dua Jemaah Haji Banjarnegara Tanazul Karena Sakit

Dua Jemaah Haji Banjarnegara Tanazul Karena Sakit

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA-Pemkab Banjarnegara hari ini kembali menjemput haji Tanazul atau pulang lebih dahulu karena menderita sakit.  Jemaah haji tersebut atas nama Sainah asal Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan .

Hari ini tim dari kementrian agama Banjarnegara dan Bagian Kesra  akan menjemput  di Donohudan, karena direncanakan dinihari nanti  yang bersangkutan mendarat bersama kloter 31.

Ini merupakan yang jemaaah tanazzul yang kedua setelah sebelumnya juga dipulangkan satu Jemaah tanazul Slamet  asal desa Gunung Giana Kecamata Madukara yang juga pulang karena sakit, Slamet pulang bersama  jemaah haji kloter 21.

Salah satu jemaah haji Banjarnegara Sutijah Ahmad Yasin di usulkan untuk tanazul karena sakit,namun belum bisa terealisasi.(foto/istimewa)

“Sebenarnya masih ada satu lagi Jemaah yang sakit dan sedang diusulkan untuk tanazul namun hingga saat ini belum bisa direalisasikan,” kata Kepala kantor Kementrian Agama Banjarnegara Masdiro Selasa (27/8/2019).

Tahun ini Kabupaten Banjarnegara memberangkatkan 781 calon Jemaah haji. Namun dua calon Jemaah gagal berangkat karena sakit, sedangkan dua Jemaah tanazul. Sehingga total tinggal 777 jemaah haji  yang dijadwalkan tiba di Banjarnegara.

Masdiri menambahkan, berdasarkan hasil rapat kordinasi pemulangan haji yang digelar Senin (26/8/2019) kemarin, rencananya jemaah haji asal Banjarnegara yang tergabung pada kloter 72, 73 dan 74 akan mulai  kembali ke tanah air pada hari mInggu tanggal 8 September. Dan Setelah upacara penyerahan di Debarkasi Jemaah selanjutnya akan langsung diberangkatkan ke Banjarnegara.

“Rencananya Jemaah banjarnegara akan mulai tiba pada tanggal 9 pukul 05.00 untuk kloter 72, pukul 11.00 untuk kloter 73 dan pukul 18.45 untuk kloter 74,”tambah Masdiro.

Sementara untuk kloter 96 yang berjumlah 6 orang baru akan tiba di Banjarnegara  pada tanggal 15 September mendatang.

“Untuk proses penjemputkan bagi semua keluarga Jemaah seperti biasa akan di pusatkan di Pendapa Dipayudha Adigraha,” katanya.(seputarbanjar.com/m.anhar)

 

 

 

Berita lainnya