Tingkatkan Gemar Konsumsi Ikan,  Dispertan Banjarnegara Gelar Mancing Mania Gratis

Tingkatkan Gemar Konsumsi  Ikan,  Dispertan Banjarnegara Gelar Mancing Mania Gratis

 

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA- Masih rendahnya angka konsumsi ikan di Kabupaten Banjarnegara menjadi perhatian khusus Pemkab Banjarnegara.

Melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Tanaman Pangan (Dispertan), Pemkab melakukan berbagai terobosan untuk mengingkatkan konsumsi ikan dibanjarnegara yang saat ini baru mencapai 26 kilogram (kg)/kapita/tahun.

Salah satunya dengan menggelar acara mancing mania gratis khusus untuk OPD dilingkungan pemkab Banjarnegara Sabtu (7/9/2019) di Balai benih ikan (BBI).

Selain diikuti ratusan  ASN mancing mania juga diikuti warga sekitar balai benih ikan Desa Pucang Kecamatan Bawang.

(foto/m.anhar)

“Kami menggelontorkan 1 ton ikan lele siap konsumsi, yang kami sebar dalam empat kolam besardi komplek BBI,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Tanaman Pangan Bnajarnegara Totok Setia Winarna.

Meskipun cuaca terik, tidak lantas membuat semangat peserta mincing mania meredup untuk memancing ikan. Berbagai peralatan digunakan, mulai dari kail, mata pancing, topi hingga payung agar tidak terasa panas terkena sinar terik matahari.

Tidak kalah seru para ibu-ibu PKK yang ikut memeriahkan mincing mania, Keseruan terjadi tatkala kail ditarik ikan, banyak ibu-ibu yang senang, bingung bahkan terkaget sehingga kailnya terlepas ke dalam kolam. Namun ada juga yang sudah pintar mengangkat ikan dari kail.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa angka konsumsi ikan di Kabupaten Banjarnegara masih cukup rendah, maka dari itu pihaknya  akan berupaya terus untuk  meningkatkan  angka tersebut.

Menurutnya angka Konsumsi Ikan di Kabupaten Banjarnegara masih di bawah Angka Konsumsi Ikan propinsi  yaitu 29  kg per kapita per tahun, sedangkan  untuk Kabupaten Blanjarnegara baru 26 kilogram, dan  50 kg per kapita per tahun untuk nasional.

“Kami berharap tingkat konsumsi ikan akan tersu meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan bernilai gizi tinggi,” jelasnya.

Dia juga mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Banjarnegara untuk banyak mengkonsumsi ikan bagi keluarganya, mengingat tingginya kandungan gizi yang terdapat dalam ikan sehingga dapat menunjang pertumbuhan kecerdasan anak.

“Saya mengajak warga agar rajin mengkonsumsi ikan dengan meningkatkan gerakan memasyarakatkan makan ikan. Kit aawali dengan membudayakan konsumsi ikan kepada putra-putri kita,” katanya.(seputarbanjar.com/m.anhar)

 

Berita lainnya