Kemarau,  Arung Jeram di Serayu Tetap Menantang ..

Kemarau,  Arung Jeram di Serayu Tetap Menantang ..

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA – Meski Debit air di Sungai Serayu memang berkurang saat musim kemarau, Namun, arung jeram di sungai serayu Banjarnegara  tetap menantang.

“Debit airnya memang berkurang di musim kemarau ini, namun  kami tetap membuka bagi wisatawan yang ingin menikmati jeram, ada keunggulan juga dimusim kemaru ini yaitu airnya yang  d lebih jernih,” kata  Pengelola The Pikas Adventure Resort Banjarnegara Ahmad Fajar Jum’at  (20/9/2019).

Meski debit air di Sungai Serayu memang berkurang saat musim kemarau, Namun, arung jeram di sungai serayu Banjarnegara tetap menantang. (foto/m.anhar)

Hanya pilihan jeram yang dilalui berbeda antara musim kemarau dan musim hujan. Sebab, sebagian batu tertutup air saat musim hujan namun menjadi tantangan tersendiri saat debit air berkurang di musim kemarau.

“Begitu juga sebaliknya, ada yang saat musim kemarau kering jadi tidak bisa dilalui. Tetapi baik musim hujan maupun musim kemarau jeram di Serayu tetap ada,” jelasnya.

Hanya saja lanjut Fajar, ada yang berkurang saat musim kemarau ini, yaitu ada paket yang tidak bisa beroperasi saat musim kemarau  yaitu paket arung jeram dari Serulingmas hingga Surya Yudha.

“Debitnya berkurang , jadi rutenya ngga bisa dilalui,” tambahnya.

Sedangkan untuk titik start mulai dari Boja, Randegan dan Prigi tetap masih bisa digunakan untuk arung jeram saat musim kemarau.  Yakni mulai 7 kilometer, 14 kilometer hingga 16 kilometer.

Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan juga tidak terpengaruh musim kemarau atau musim hujan. Rata-rata setiap bulan antara 1000 sampai 1500 wisatawan.(seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya