Batuan Candi Kuno Di Temukan di Komplek Pembangunan Rest Area Dieng….

Batuan Candi Kuno Di Temukan di Komplek Pembangunan Rest Area Dieng….

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANARNEGARA-Batuan candi-candi kuno ditemukan di komplek pembangunan rest area Dieng Banjarnegara , Jawa Tengah.

Penemuan tersebut membuat warga di komplek tersebut  heboh oleh temuan batuan candi kuno dalam

 Batuan candi-candi kuno tersebut turut terangkat dalam pengalian menggunakan alat berat saat  proses pembangunan rest area Dieng.

Penemuan bebatuan yang diduga reruntuhan candi di kawasan Dieng Wetan Kejajar Wonosobo, bebatuan tersebut diminta untuk diteliti BPCB dan Balar oleh Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara. (foto/istimewa)

Sejumlah pihak menduga bahwa lokasi tersebut merupakan area situs kuno atau candi. Sedangkan pihak lain berpendapat jika lokasi tersebut bukan lokasi candi, melainkan berdekatan dengan Candi Prau dan Situs Watu Kelir.

Desakan untuk menyelamatkan material pembentuk candi kuno atau situs kuno ini dilayangkan sejumlah pihak, dengan alasan batuan pembentuk candi itu adalah salah satu situs dan merupakan saksi peradaban tinggi masyarakat Jawa pada masa lampau.

Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara (KCB) Salah satunya melaporkan  ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dan mendesak agar pembangunan rest area di utara eks terminal Dieng dihentikan menyusul ditemukannya ratusan batuan candi saat penggalian awal komplek rest area Dieng.

Hal senada juga disampaikan Pembina Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara Heni Purwono , Dia meminta agar  batuan penyusun candi dan situs kuno tersebut  diselamatkan. Ia juga meminta agar pemerintah sementara menghentikan pembangunan rest area hingga dilakukan penelitian.

“Jika diteruskan, pembangunan akan berhadapan dengan UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” katanya.

Menurutnya saat ini masih banyak alternatif tempat untuk rest area. Sebabnya menurutnya  kawasan Dieng begitu luas. Maka, pembangunan sebaiknya berada di luar wilayah yang diduga bekas lokasi candi atau tempat bersejarah lainnya.

“Pembangunan rest area  yang berdekatan dengan persimpangan jalan juga rawan dengan kemacetan. Namun itu bukan menjadi alasan utama, namun yang terpenting adalah penyelamatan benda-benda purbakala, seperti candi kuno dan situs kuno.,” jelasnya.

Heni menambahkan, upaya pelestarian cagar budaya sebenarnya sudah menjadi bagian dari komitmen Pemkab, jadi saya berharap  agar Penghentian pembangunan rest area itu sementara dihentikan.

Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara. Komunitas ini meminta pembangunan rest area dihentikan setelah ditemukannya bebatuan candi di lokasi pembangunan.

Seperti diketahui , bebatuan candi ditemukan oleh pekerja saat membangun rest area tepatnya di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Bebatuan tersebut ditemukan di kedalaman sekitar 50 cm dari permukaan tanah.(seputarbanjar.com/m.anhar)

 

Berita lainnya