Krisis Air Bersih  Masih Dirasakan Ribuan Masyarakat Wilayah Pegunungan Selatan Banjarnegara

Krisis Air Bersih  Masih Dirasakan Ribuan Masyarakat Wilayah Pegunungan Selatan Banjarnegara

 

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA-Kemarau panjang di wilayah Kabupaten Banjarnegara  terus dirasakan dampaknya oleh ribuan masyarakat Banjarnegara,  terutama yang tinggal di wilayah pegunungan selatan .

Sudah sejak empat bulan terakhir   warga di kecamatan Mandiraja dan Purwonegoro  serta Kecamatan lain  kesulitan untuk mendapatkan air bersih Sebab Puluhan sumur milik warga dan mata  air yang biasa digunakan warga untuk mendapatkan air bersih  telah mengering  sementara bantuan air bersih dari pemerintah hingga saat ini di rasa tak mencukupi .

Semakin mendesaknya kebutuhan air bersih untuk memasak  warga terpaksa  harus mengeluarkan biaya dengan membeli  air bersih  di tempat cucian mobil  yang   berlokasi di lain desa 

Lasem , Salah seorang warga Desa Merden Kecamatan Purwanegara  mengatakan , Warga terpaksa membeli air dengan menggunakan jerigen dan sepeda motor.

Aliansi BEM  dan Polres Banjarnegara memberikan bantuan air bersih di DEsa Merden Kecamatan Purwanegara.(foto/istimewa)

“Dalam sehari  rata rata warga harus membeli air hingga lima kali demi untuk mencukupi kebutuhan air bersih,” kata Lasem Rabu (2/10/2019)

Bagi warga yang cukup mampu mereka membeli menggunakan mobil  Sekali membeli warga rata rata harus mengeluarkan uang dua puluh ribu rupiah, Belum di tambah dengan ongkos bensin   saat harus menempuh perjalanan hingga 5 kali dalam sehari, sementara untuk pembelian dengan torn atau penampung besar seharga 100 ribu rupiah untuk 500 liter  Membeli air di tempat cucian mobil merupakan cara warga untuk mendapatkan air  guna keperluan sehari hari .

Sementara mereka yang enggan mengeluarkan uang,  tetap memilih mengambil air di sungai atau harus rela berjalan hingga ke dasar lembah sejauh  3 kilo meter .  

Kondisi krisis air bersih sudah cukup memprihatinkan  warga kini sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan berharap pemerintah bisa menambah armada agar bisa droping air bersih secara merata.(seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya