Dukung Pemerintah Kurangi Kemiskinan, PD BPR BKK Mandiraja Bantu RTLH dan Jambanisasi

Dukung Pemerintah Kurangi Kemiskinan, PD BPR BKK Mandiraja Bantu RTLH dan Jambanisasi

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA – PD BPR BKK Mandiraja Banjarnegara membagikan dana CSR untuk membedah rumah tidak layak huni (RTLH) dan Bantuan Jambanisasi di Kecamatan Susukan Banjarnegara.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kepada Kepala Desa Gumelam pada acara Ujungan Fest2019 Banjarnegara di Desa Gumelem Kecamatan Susukan Banjarnegara Minggu (6/10/2019).

Bantuan yang diberikan sebesar Rp. 30 juta untuk RTLH dan Rp. 20 juta untuk program jambanisasi.

Direktur Utama PD BPR BKK Mandiraja Sri Hayati mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada pemkab Banjarnegara  dalam rangka untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat , sehingga mampu mengembangkan diri dan keluar dari kemiskinan.

“Bantuan saat ini kita fokuskan pada  RTLH dan jambanisasi, karena selaian rumah kurang layak huni  ternyata masih banyak warga kita yang belum memiliki jamban sehingga kami terpanggil untuk membantu,” katanya.

Penerima bantuan RTLH dan Jambanisasi berfoto bersama dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.  PD BPR BKK Mandiraja memberikan bantuan RTLH dan Jambanisasi, bantuan ini diharapkan mampu mengangkat derajat kesehatan masyarakat sehingga mampu mengembangkan diri keluar dari kemiskinan.(fofo/istimewa)

Lebih jauh Sri mengatakan, dalam rangka mendukung program kemiskinan di Banjarnegara, setiap tahun PD.BPR.BKK Mandiraja juga memberikan bantuan untuk pemugaran rumah tidak layak huni di tempat yang berbeda.

Wabup Taj Yasin pada kesempatan tersebut mengatakan, penyelesaian persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) di Jawa Tengah terus digenjot dengan menggandeng berbagai pihak, hal tersebut diharapkan menjadi stimulan penurunan angka kemiskinan, sebagaimana yang dilakukan di Kabupaten Banjarnegara.

“Bantuan dari Berbagai pihak masyarakat sekitar sangat penting.  Sebab, bantuan dari pemerintah hanya bersifat stimulan, dan membutuhkan campur tangan masyarakat melalui spirit gotong royong,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Tursiman mengatakan menurut data BDT tahun 2015 saat ini jumlah RTLH di Banjarnegara tercatat sebanyak 41.157 yang tersebar di beberapa wilayah Banjarnegara.

“Setiap tahun  melalui APBD kita berikan bantuan untuk mengurangi jumlah angka RTLH di Banjarnegara, kita juga menggandeng berbagi pihak termasuk dari PD.BPR.BKK Mandiraja kemarin,” jelasnya.

Pada acara acara Ujungan Fest2019 Banjarnegara di Desa Gumelem Kecamatan Susukan Banjarnegara kemarin, melalui APBD Propinsi diberikan bantuan sebanyak 42 unit RTLH dan dari APBD sebanyak 41 unit.

“Kita berharap peran dari semua pihak untuk mengurangi jumlah RTLH di Banjarnegara,” katanya. (seputarbanjar.com/m.anhar)

 

 

Berita lainnya