Indonesia Power Bagikan 26 Ribu Bibit Kopi Arabica Pada Petani di Hulu Sungai Serayu

Indonesia Power Bagikan 26 Ribu Bibit Kopi Arabica Pada Petani di Hulu Sungai Serayu

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA- Program Hijaunesia Power Peduli Planet tahun 2019 ini, PT Indonesia Power Mrica Power Generation Unit (PGU) kembali memberikan bantuan bibit kopi jenis arabica sebanyak 26.000 kepada kelompok tani diwilayah hulu Sungai Serayu.

 Mereka adalah kelompok tani Kelompok Tani Bangkit Desa Pegundungan Kecamatan Pejawaran, Kelompok Tani Margo Mulyo Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Kelompok Barapi Desa Ratamba Kecamatan Pejawaran dan Kelompok Tani Tegal Arum Desa Tlogojati Kabupaten Wonosobo.

Bantuan diberikan General Manager PT. Indonesia Power Mrica PGU Slamet Suwardi dan Ketua HKTI Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo di Aula Balai Desa Pegundungan Rabu (20/11/2019).

“Kami berikan bantuan bibit kopi disini, karena kami fokus penanaman kopi ini di wilayah hulu sungai serayu, tujuannya jelas untuk mengurangi arus sedimentasi ke waduk Panglima Soedirman,” kata Slamet Suwardi.

Dia berharap program Hijaunesia Power peduli planet dapat membantu masyarakat untuk menambah luasan lahan kritis yang ditanami tanaman konservasi.

Genenal Manager PT. Indonesia Power Mrica PGU Slamet Suwardi bersama Forkompinca dan Ketua HKTI Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo melakukan penanaman bibit kopi di lahan kopi di Desa Pegundungan Kecamatan Pejawaran pada acara Hijaunesia Power Peduli Planet .(foto/m.anhar)

 “Kami berharap bibit kopi ini  tidak hanya berfungsi sebagai tanaman konservasi namun juga mampu  meningkatkan perekonomian warga masyarakat di wilayah hulu ini ,” katanya.

Lebih jauh Slamet mengatakan bahwa secara bertahap akan terus mengawal kelompok tani dalam pemberdayaan tanaman kopi.

“Sebenarnya tujuan adanya penanaman kopi disini selain untuk konservasi  adalah pemberdayaan masyarakat secara ekonomi, karena hal tersebut sesusi dengan tiga pilar utama dari kegiatan  CSR PT Indonesia Power yaitu pelayanan masyarakat, pembinaan hubungan masyarakat dan pembardayaan masyarakat,”lanjutnya.

 Dengan tiga pilar tersebut harapannya akan menumbuhkan  ekonomi mikro yang lahir dari kegiatan yang dilakukan PT. Indonesia Power.

“Kami berharap bantuan kepada petani ini akan terus bergulir dari petani yang sudah sukses kepada petani yang lainnya yang sedang berkembang, sehingga beban dari perusahaan kami juga tidak terlalu berat kedepannya,” tambahnya.

Pihaknya juga  akan menindak lanjuti usulan yang memang bisa mendukung program konservasi di sisi hulu,  karena hal tersebut cukup penting dalam rangka untuk keberlanjutan peralatan di waduk, sekaligus untuk mencegah sedimentasi di sisi hulu.

“Kalau kita bertahan terus dengan kondisi sekarang seberapa kuat kita akan bertahan lambat laun  pasti akan jebol, namun kalau dilakukan pencegahan disisi hulu  dengan Mutual Benefit, mengoptimalkan peran masyarakat maka  kita semakin ringan,” katanya.

Menurutnya program Hijaunesia Power Peduli Planet akan dilakukan kegiatan secara periodik , dan akan dilakukan di bulan Oktober atau November sesuai dengan menyesuaikan dengan peringatan HUT PT. Indonesia Power dan Hari Listrik Nasional.(seputarbanjar.com/m.anhar)

.

Berita lainnya