Petani Durian di Banjarnegara Kembangkan Durian Lokal Unggulan

Petani Durian di Banjarnegara Kembangkan Durian Lokal Unggulan

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA- Sudah menjadi tradisi , pada musim durian para penggemar durian akan berburu buah tersebut. Jika sudah cocok dengan rasa dan kualitasnya tidak segan mereka rela mengeluarkan kocek berapapun agar bisa menikmati buah durian tersebut.
Tidak hanya itu, para pemburu buah durian juga mulai mengincar bibit tanaman buah yang mereka gemari tersebut untuk ditanam di pekarangan atau bahkan perkebunan meraka.
Para penggemar durian saat ini tidak hanya mengejar jenis durian unggulan saja, namun mereka saat ini juga mulai mengincar bibit tanaman durian.
Peluang tersebut ternyata dibaca oleh para petani durian di Kabupaten Banjarnegara untuk menjual bibit pohon durian unggulannya.
A dalah Mudakir, petani durian asal Desa Bondolharjo Kecamatan Punggelan Banjarnegara.
Durian kamun yang selama ini dicari para penikmat durian, Ia kembangkan di sekitar pekarangan rumahnya. Tidak hanya jenis durian kamun, namun durian jenis lainnya seperti bibit durian simimang dan bibit durian lokal unggulan lainnya.
“Harganya bervariasi, tergantung besaran dan jenis duriannya,” kata Mudakkir
Mudakir mematok harga untuk satu bibit durian kamun sebesar 100 ribu hingga 1,5 juta . Sedangkan untuk jenis lainnya sama , hanya saja durian kamun sedikit lebih mahal.
“Kami juga siap jika diminta untuk menanamkan pohonnya,” lanjut Mudakir
Lebih jauh mudakir menjelaskan, bibit durian kamun yang Ia jual biasanya akan berbuah setelah 5 tahun, namun untuk ukuran besar yang berharga 1,5 juta biasanya akan mulai berbuah setelah satu hingga dua tahun dari waktu tanam.
Setiap tahun, ungkap dia, di Pogog ada ribuan bibit durian unggul ditanam secara swadaya oleh masyarakat. Sebagian dari mereka membeli bibit dengan harga mulai dari Rp120.000 hingga Rp350.000 per batang.
Mudakir menambahkan, bibit-bibit yang ditanam memang betul-betul teruji hasilnya dan jelas asal-usul indukannya. Pemahaman petani soal bibit pohon durian Ia dapatkan dari pengalaman selama bertahun- tahun membuat bibit unggul.
“Sekarang kalau kita asal menanam tanpa tahu jenis dan asalnya bisa sia sia, sebab hasil buahnya bisa saja tidak sesuai dengan harapan,” katanya. (seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya