Pengguna Jalan Diminta Waspada Jika Melintas di Jalur Rawan Longsor

sejumlah warga dan relawan membersihkan material longsor di jalan Sikelir Kecamatan Wanayasa.(foto/doc.RAPI)

Pengguna Jalan Diminta Waspada Jika Melintas di Jalur Rawan Longsor

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara mengimbau masyarakat setempat untuk mewaspadai terjadinya bencana longsor. Imbauan mengingat curah hujan di Banjarnegara masih cukup tinggi dan rawan dengan longsor.

Longsor tidak hanya menimpa pemukiman penduduk, namun belakangan ini longsor justru menutup akses jalan.

Belum lama ini terjadi longsor di beberapa titik yang  mengakibatkan  akses jalan tertutup. Untuk itu BPBD meminta agar pengguna jalan lebih berhati-hati jika melewati jalan disekitar tebing saat hujan atau gerimis.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Arif Rahman  mengatakan daerah dataran tinggi  di wilayah utara kerap dilanda bencana tanah longsor.

Relawan dan warga membersihkan material longsor yang  menutup jalan  di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan.(foto/doc)

 Belum lama ini longsor yang menimpa rumah warga dan  menutup akses jalan, seperti yang  terjadi di tanjakan Sikelir Wanayasa, Mlaya , Kecamatan Punggelan. Longsor tersebut sempat mengganggu jalur lintasan para pengguna jalan karena timbunan material longsor menutupi badan jalan. Namun tak berlangsung lama karena tidak berapa lama relawan dan masyarakat membersihkan material longsor.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati. Bagi pengendara yang melewati jalan jika ada tebing yang rawan longsor agar tetap waspada,” kata Arif.

Sementara terkait dengan seringnya bencana longsor yang terjadi di tanjakan Sikeli pihaknya juga juga sudah memasang rambu rambu berupa spanduk yang berisi himbauan agar berhati hati jika melintas di jalur tersebut.

 Sementara Camat Wanayasa Yugo Pramono saat dihubungi via Ponsel mengatakan, dalam beberapa kesempatan Ia menghimbau  kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati  ketika melintasi tanjakan sikelir apalagi ketika hujan.

“Kami juga selalu berkoordinasi dengan Binamarga Provinsi agar selalu siap siaga penanggulangan resiko bencana mengingat jalan tersebut adalah jalan provinsi,” katanya.(seputarbanjar.com/m.anhar)

Berita lainnya

%d blogger menyukai ini: