Polisi Masih Mengembangkan Kasus Pembunuhan dan Pencabulan Terhadap Siswa SD di Banjarnegara

Polisi Masih Mengembangkan Kasus Pembunuhan dan Pencabulan Terhadap Siswa SD di Banjarnegara

 

 

SEPUTARBANJAR.COM.BANJARNEGARA- Polres Bnajarnegara masih  terus mengembangkan kasus pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap MR (13), bocah SD di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kapolres Banjarnegara AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka Kiran  (33), ia baru sekali melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Namun menurut IGA tidak menutup kemungkinan korban lebih dari satu orang. “Sampai saat ini memang belum ada laporan dari pihak manapun yang menerima pelecehan seksual, namun bisa jadi  korban bukan ini saja, mungkin ada korban-korban lain, walaupun dan  kami masih akan terus mendalami kasus ini,,” kata Iga saat dihubungi Sabtu (15/2/2020)

Lebih jauh Iga mengatakan, polisi masih mempunyai waktu panjang untuk mendalami kasus tersebut. Pihaknya juga akan mendatangkan dua ahli lagi. Ahli sebelumnya (yang telah didatangkan menyatakan pelaku) tidak mengalami gangguan jiwa, namun dimungkinkan mengalami disorientasi seksual.

Sebelumnya diberitakan, polisi menetapkan Kiran alias Bolot sebagai tersangka pembunuhan terhadap MR.

Kiran tega melakukan perbuatan keji terhadap tetangganya karena kesal  dengan ulah MR yang disebut sering mencuri durian milik tetangganya dan kerap mencuri uang milik orang tua dan tetangga pelaku.

Namun pengakuan tersangka bertolak belakang dengan keterangan polisi. Tersangka membunuh dan mencabuli MR  untuk memuaskan hasrat seksualnya.(seputarbanjar.com/m.anhar)

 

 

Berita lainnya

%d blogger menyukai ini: